Thursday, November 20, 2008

Tanda-Tanda Kekurangan Omega 3

Perlukah kita mengonsumsi asam lemak omega 3? Tentu, dong. Asam lemak ini penting untuk pembentukan membran sel, juga menjaga kesehatan saraf dan jantung.
Studi-studi ilmiah asam lemak omega 3 membuktikan bahwa tanpa asam lemak ini tubuh rentan terkena alergi dan artritis. Penyakit degeneratif seperti jantung dan kanker juga mengintai kesehatan kita, jika cadangan asam lemak omega 3 dalam tubuh mulai menipis.
Berikut ini sinyal dari tubuh yang menandakan kekurangan asam lemak omega 3:
- Ingin menyantap makanan berlemak.- Terdapat akumulasi kotoran seperti lilin dalam telinga.- Pusing terkena sinar matahari.- Kaki kram seusai berjalan.- Bahu terasa kaku.- Kuku rapuh- Mudah marah- Penyembuhan luka lambat- Infeksi jamur vagina- Inflamasi kronis- Kulit kering dan ketombe Sumber : Senior (31 Maret 2006)

10 Kebiasaan yang dapat merusak otak

Berikut adalah 10 kebiasaan yang dapat merusak otak dalam kehidupan sehari-hari.
10 Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak

1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi Gula
Terlalu BanyakKonsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup Kepala
Saat TidurKebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan Pikiran
Saat SakitBekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang Menstimulasi
PikiranBerpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Foods That Boost Your Immune

Foods That Boost Your Immune

Lupa minum suplemen atau antibiotik demi menjaga kesehatan? Jangan khawatir. Tubuh Anda sudah didesain untuk menyerap kandungan obat yang dihasilkan makanan. Makanan apa sajakah yang mampu mencegah Anda terinfeksi ringan seperti oleh flu? Iriel Parmato membeberkan beberapa diantaranya.

1. Bawang PutihBawang putih menolong sistem kekebalan tubuh melawan bakteri, virus, bahkan infeksi jamur. Ini karena bawang putih mengandung allicin, ajoene dan thiosulfinates. Efek yang dihasilkan ketiga zat tadi kira-kira seperti neosporin saat mengobati luka kecil atau tinactin yang berfungsi sebagai antijamur jika dioleskan di kulit. Seperti yang disebutkan sebuah penelitian, banyak mengonsumsi bawang putih saat terserang flu akan membuat Anda lebih mudah sembuh.

2. Kerang Jeli moluska dalam kerang yang terdiri dari zat seng (zinc) baik bagi sistem kekebalan tubuh membantu sel darah putih dan antibodi lainnya bereproduksi lebih cepat dan membuatnya lebih agresif melawan infeksi. Akan tetapi, mengonsumsi kerang saat flu tidak diperkenankan. Anda juga harus hati-hati mengkonsumsi terlalu banyak zinc menghidarkan absorso zat tembaga dan besi dalam tubuh yang menyebabkan anemia. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin meningkatkan konsumsi zinc.

3. WortelWortel mengandung banyak beta karotin sumber energi phytonutrient yang memacu produksi sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi sel pembunuh alami dan sel T. Sel sehat yang dihasilkan tubuh. Sel ini menyerang tubuh serta membunuh mikroba penyakit. Wortel juga mengandung falcanirol yang menjanjikan sebagai agen anti-kanker. Bagaimana cara mengonsumsi wortel yang baik? Makan wortel mentah-mentah. Lalu, berapa jumlah wortel yang sebaiknya dikonsumsi untuk memberikan manfaat? Cobalah makan setengah cangkir wortel per hari.

4. Yogurt
Tubuh kita membutuhkan bakteri hiduo tertentu agar pencernaan berfungsi secara tepat. Lactobacillus acidophilus merupakan contoh bakter yang bermanfaat itu karena ia menghasilkan asam lactic dalam perut yang membantu Anda mencernakan makanan. Tanpa acidophilus kita tidak mampu mengabsorpsi banyak nutrisi, dan sistem kekebalan tubuh kita pun terhenti. Tambahan, acidophilus secara aktif melawan bakteri penyebab penyakit, seperti salmonella dan shigella yang melawan disentri. Sumber: Area

Tips Mencegah Kanker

Mendengar kata kanker pasti yang ada di benak Anda adalah penyakit berbahaya yang sangat mematikan. Anda juga pasti berharap orang-orang tersayang di samping Anda tidak ada yang terserang penyakit mematikan ini.
Sampai saat ini penyebab pasti kanker belum dapat diketahui. Di jaman yang serba mahal ini, kita dituntut supaya bisa memproteksi diri sendiri untuk menghindari terserang penyakit ini salah satunya dengan cara belajar hidup sehat.

Berikut ada beberapa tips untuk menghindari penyakit kanker, yaitu :
1. Berhenti Merokok. Bagi Anda yang perokok entah itu sigaret, cerutu atau rokok pipa, berhenti sekarang juga. Merokok merupakan sebab utama terjadinya kanker paru-paru . Jauhi anak-anak Anda dan ibu-ibu hamil dari asap rokok. karena sangat berbahaya bagi bayi yang dikandung.

2. Hindari Sinar Matahari. Lindungilah kulit Anda dengan memakai krim tabir surya. Sinar matahari yang berlebihan akan menyebabkan kerusakan pada kulit dan kanker kulit.

3. Kurangi Makanan Berlemak. Makan makanan berlemak berlebihan menyebabkan kegemukkan yang nantinya akan berhubungan dengan kanker di kandungan, kandung empedu, payudara dan kolon. Diet tinggi secara langsung pun dapat menyebabkan terserang kanker kolon. Lakukan diet yang seimbang.

4. Banyak Makanan Berserat. Konsumsi makanan yang banyak mengandung serat seperti gandum, beras, sayuran dan buah-buahan, melindungi anda dari kanker kolorektal.

5. Kurangi Konsumsi Makanan Yang Diasap, Bakar dan Diawetkan. Konsumsi makanan yang banyak mengandung serat seperti gandum, beras, sayuran dan buah-buahan, melindungi anda dari kanker kolorektal.

6. Konsumsi Makanan Yang Mengandung Vitamin A dan C. Makanan yang mengandung vit.A dan C banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, brokoli yang dapat melindungi Anda dari kanker oesofagus, laring, lambung dan paru.

7. Perbanyak Konsumsi Sayuran Kubis. Sayuran yang termasuk dalam kubis misalnya kol, brokoli, bunga kol, bok coy dan kale ini dapat melindungi dari kanker lambung, kolesterol dan kanker saluran nafas.


8. Hindari Minuman Beralkohol. Banyak mengkonsumsi minuman beralkohol plus merokok, beresiko terserang kanker mulut, tenggorokan, laring dan oesofagus.

9. Periksakan Diri Secara Teratur. Usahakan untuk selalu memeriksakan diri secara teratur sebagai langkah awal mendeteksi penyakit sedini mungkin.


10. Pola Hidup Yang Seimbang. Makan yang cukup dan seimbang gizi. Seimbangkan antara bekerja, istirahat, rekreasi dan berolahraga, serta luangkan waktu Anda untuk selalu mendekatkan diri pada Tuhan dapat mengurangi resiko timbulnya penyakit kanker.
Untuk Anda yang ingin 'jauh' dari kanker, mulailah hidup sehat dari sekarang. Bukankah ada pepatah mencegah lebih baik dari pada mengobati ? Sumber: hanyawanita.com

Madu, Si Manis yang Manfaat

Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3.
Menurut sumber kepustakaan, setiap 1.000 g madu bernilai 3.280 kalori. Nilai kalori 1 kg madu sama dengan 50 butir telur atau 5,575 l susu, atau 1,680 kg daging.
Manfaat madu yaitu:
* Mudah dicernaKarena molekul gula pada madu dapat berubah menjadi jenis gula lain (misalnya sukrosa menjadi glukosa), madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk berfungsi lebih baik.
* Menambah tenagaJika dibandingkan dengan jumlah gula yang sama, kandungan kalori madu 40% lebih rendah. Walau memberi energi yang besar, madu tidak menambah berat badan. Kandungan gizi utama madu yang terdiri dari senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dan dekstrin (1,5%) akan menambah asupan energi yang diperlukan
* Memperlancar fungsi otakJika dicampur dengan air hangat, madu dapat berdifusi ke dalam darah hanya berselang tujuh menit setelah dikonsumsi. Molekul gula bebas dalam madu membuat otak berfungsi lebih baik karena otak merupakan pengonsumsi gula terbesar.
* Membantu pembentukan darahMadu menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan sel darah. Lebih jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif dalam mengatur dan membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.
* Membunuh bakteriSifat madu yang membunuh bakteri disebut "efek inhibisi". Penelitian tentang madu menunjukkan bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila madu diencerkan dengan air.
* Meningkatkan nafsu makan dan mengurangi rasa sakitDari hasil penelitian Y Widiodo (2001), peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Bogor ditemukan bahwa konsumsi madu secara rutin dapat mengurangi kepekaan terhadap rasa sakit, sekaligus memperbaiki nafsu makan balita.
Manfaat kesehatan pemberian madu yang terlihat dalam penelitian tersebut antara lain disebabkan oleh dua hal. Pertama, madu mengandung aneka zat gizi dan gula madu hanya mengandung energi/kalori. Kedua, madu juga mengandung senyawa yang bersifat antibiotik.
* Memenuhi kebutuhan proteinKadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6%. Tapi kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino non esensial maupun esensial. Asam amino inilah yang memenuhi kebutuhan protein balita.
* Mengandung zat antibiotikDari penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti di Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, Hamilton, New Zealand dibuktikan bahwa madu mengandung antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit. Beberapa penyakit infeksi yang dapat "disembuhkan" dan dihambat dengan mengkonsumsi madu secara teratur, antara lain; batuk, demam, penyakit jantung, gangguan hati, paru-paru, penyakit yang dapat mengganggu fungsi mata, syaraf dan telinga plus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).
Uji keaslian madu :
* Mengocok madu dalam botol pengemasnya.Madu asli, biasanya setelah proses pengocokan akan mengeluarkan buih. Karenanya saat madu asli dalam botol, ia akan menekan tutup botol sehingga ketika tutup botol dibuka, maka akan terdengar suara letupan kecil.
* Meneteskan madu pada selembar kertas.Madu yang berkategori palsu biasanya akan lebih mudah diserap oleh kertas karena kadar air yang dikandungnya lebih tinggi dibanding madu asli.
* MencobaIntensitas rasa manis madu palsu terasa lebih "lengket" di lidah. Sebaliknya pada madu asli, selain rasa manis akan ditemukan pula rasa asam mengingat madu asli memiliki tingkat keasaman (pH) sekitar 3,4 - 6,1. Sumber: conectique.com

5 Hal yang Anda Tidak Ketahui Tentang Air

Banyak yang bilang satu buah apel setiap hari menjauhkan dokter dari Anda, tetapi apa yang dapat dilakukan delapan gelas air untuk tubuh kita? Air memberikan kontribusi penting untuk tubuh.
Hampir semua sel dalam tubuh membutuhkan air untuk berfungsi dengan benar. Tak percaya? Cek fakta berikut.
Berikut lima hal yang Anda tidak tahu tentang air yang akan membuat Anda mulai meminum delapan gelas air per hari.

1. Karena 80% jaringan otak terdiri dari air, sangatlah penting untuk membuatnya tetap lembab karena dehidrasi dapat menurunkan konsentrasi dan performa otak. Air membantu cairan yang membawa protein dan enzim dalam otak sampai ke tujuan. Air juga mencuci otak dari radikal bebas yang merusak sel dan mengakibatkan berbagai penyakit.

2. Arhtritis (radang sendi), kanker, dan penyakit jantung merupakan penyakit serius yang dapat dicegah dengan minum air. Sambungan antarsendi memiliki bantalan yang menjadi peredam getaran dan melumaso persendian. Jika banyak air tersedia, friksi antar sambungan lebih sedikit dan kemungkinan Anda terkena arthritis semakin berkurang. Air juga membuang racun dari tubuh sehingga meminimalkan risiko terkena kanker. Air juga membuang kelebihan garam pada tubuh yang menjadi penyebab naiknya tekanan darah sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

3. Lapar? Coba minum segelas air. Air tidak mengandung kalori atau lemak dan terbukti sebagai penahan lapar. Air juga mempercepat metabolsime tubuh dan mempercepat pembakaran kalori.

4. Air membantu produksi cairan ludah yang dapat mencegah lubang pada gigi karena air ludah menetralkan peningkatkan asam pada lapisan enamel gigi.

5. Manusia umumnya kehilangan dua sampai tiga gelas air perhari melalui proses bernapas dan keringat serta empat sampai lima gelas air melalui buang air dan olahraga. Nah, cairan yang hilang tersebut perlu diganti, namun jangan berlebihan. Hal ini dapat mengakibatkan masalah pada pencernaan, mual, bahkan koma. Namun tak perlu panik, orang dewasa yang sehat baru bisa overhydrated jika meminum air hingga dua galon dalam sehari. Sumber: Area

Manfaat Nanas untuk Kesehatan Nanas (Ananas comosus (L) Merr)

NANAS
yang kerap dikonsumsi sebagai buah segar dapat tumbuh dan berbuah di dataran tinggi hingga 1.000 meter dpl. Tanaman buah yang tidak menyukai air yang menggenang ini, kini ditanam luas di Indonesia.

Manfaat Nanas untuk Kesehatan
Nanas (Ananas comosus (L) Merr) yang kerap dikonsumsi sebagai buah segar dapat tumbuh dan berbuah di dataran tinggi hingga 1.000 meter dpl. Tanaman buah yang tidak menyukai air yang menggenang ini, kini ditanam luas di Indonesia. Sentra produksinya terdapat di beberapa daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
DI Jawa Barat, misalnya, buah tropis ini ada yang diberi nama nanas madu, yang berarti memiliki kualitas rasa manis setara madu sehingga menggugah selera kita mengonsumsinya lebih banyak.Hingga kini belum banyak masyarakat menyadari manfaat kesehatan di balik buah nanas yang lezat ini. Bahkan, tak jarang buah yang bersisik ini dituduh sebagai penyebab keputihan sehingga tak heran bila banyak perempuan ogah mengonsumsi buah yang satu ini. Padahal, riset terkini menunjukkan nanas sarat dengan antioksidan dan fitokimia yang berkhasiat mengatasi penuaan dini, wasir, kanker, serangan jantung, dan penghalau stres.
Sumber antioksidan
Sebagai salah satu famili Bromeliaceae, buah nanas mengandung vitamin C dan vitamin A (retinol) masing-masing sebesar 24,0 miligram dan 39 miligram dalam setiap 100 gram bahan (Tabel 1). Kedua vitamin sudah lama dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit, termasuk kanker, jantung koroner dan penuaan diri.
Aktivitas antioksidan yang diperankan vitamin C dan A mampu menghambat laju oksidasi molekuler target, yang pada gilirannya dapat menghentikan reaksi berantai pembentukan radikal bebas dalam tubuh yang diyakini sebagai dalang atau provokator berbagai penyakit.
Setiap hari sel-sel tubuh terkena kerusakan oksidatif. DNA yang menjadi pusat informasi genetika dapat menjadi contoh yang setiap hari mendapat tak kurang 10.000 pukulan oksidatif. Belum lagi molekul lain seperti lemak dan protein yang amat rentan terhadap kerusakan oksidatif.
Tubuh manusia amat rentan terhadap pengaruh radikal bebas yang bersumber dari sinar ultraviolet, asap bermotor, dan bahan pengawet makanan. Radikal bebas-suatu molekul atau atom yang amat tidak stabil karena memiliki satu atau lebih elektron tak berpasangan-berbahaya bagi kesehatan karena amat reaktif mencari pasangan elektronnya.
Jika radikal bebas sudah terbentuk dalam tubuh maka akan terjadi reaksi berantai dan menghasilkan radikal bebas baru yang akhirnya jumlahnya terus bertambah. Selanjutnya, akan menyerang sel-sel tubuh sehingga terjadilah berbagai penyakit.
Dalam keadaan normal, radikal bebas selain dibutuhkan tubuh untuk membunuh kuman, ia akan cepat dibuang. Tetapi sialnya, jika jumlahnya banyak dan bertemu dengan asam lemak tak jenuh, yang ada di membran sel, akan menyebabkan kerusakan oksidatif dan terjadilah proses penuaan dini dan berbagai penyakit ikutannya.
Hasil penelitian ilmiah menunjukkan kandungan senyawa fenolik-antara lain myricetin, quercitin, tyramine, dan ferulic acid-buah nanas mampu meredam reaksi berantai radikal bebas dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menekan terjadinya penyakit kanker. Berbagai antioksidan alami ini diyakini amat ampuh menghentikan radikal bebas sehingga tak berkeliaran mencari asam lemak tak jenuh dalam sel.
Hal yang sama dilakukan vitamin antioksidan-asam askorbat dan betakarotenoid-yang dapat menstabilkan membran sel lensa (mata) dan mempertahankan konsentrasi glutation tereduksi. Dengan demikian, dapat mencegah reaksi oksidasi lipid pada membran sel lensa sehingga kita dapat terhindar dari katarak.
Bromelin yang secara alami ada dalam buah nanas diyakini dapat mempercepat penyembuhan luka operasi serta pembengkakan dan nyeri sendi. Bagi penderita wasir atau ambeien dianjurkan mengonsumsi buah nanas 4-5 kali setiap hari karena bromelinnya dapat menghentikan pendarahan dan serat yang dikandung dapat memperlancar buang air besar.
Mencegah stres
Wen dan Wrolstad dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Oregon State University (2002) melaporkan sari buah nanas memiliki kandungan serotonin sekitar 1,7 miligram-3,15 miligram/100 gram. Serotonin, selain berperan mencegah kanker juga dapat menghalau stres sebab secara filogenetik adalah suatu neurotransmitter primitif yang berperan dalam menghubungkan makanan dan otak.
Makanan yang rendah kandungan serotonin bila dikonsumsi dalam waktu lama dapat mempengaruhi kandungan serotonin dalam otak sehingga bisa memicu terjadinya stres. Yang jika terjadi pada seseorang dapat menimbulkan berbagai reaksi kimia, hormonal, dan enzimatik.
Muaranya akan meningkatkan denyut jantung dan irama pernapasan, mengirim lebih banyak darah ke otot rangka dan mengubah gula dan lemak menjadi energi. Jika situasi menekan lewat, tubuh akan kembali normal. Namun, bila stres berlangsung lama dan berlebihan bisa membahayakan sistem saraf.
Agar tubuh mampu menghadapi stres yang kerap menghadang dalam kehidupan kita, baik di kantor maupun urusan keluarga, maka kita berkewajiban memasok serotonin ke dalam tubuh. Dengan mengonsumsi buah nanas 200 gram setiap hari secara teratur selama beberapa minggu, tubuh memperoleh manfaat ganda.
Selain kecukupan harian vitamin C sekitar 60 miligram terpenuhi, tubuh yang sudah didakwa mengalami stres berat juga dapat normal kembali dan sekaligus dapat menurunkan kadar kolesterol darah sebesar 10 persen. Maka dengan lebih rajin mengonsumsi buah nanas, tubuh memiliki peluang untuk awet muda dan terhindar dari penyakit yang terkait dengan penuaan dini seperti stres, kanker, dan jantung koroner.
Posman Sibuea Peserta Program Doktor Ilmu Pangan UGM, Lektor Kepala Jurusan THP Unika Santo Thomas SU Medan